Kutil Kelamin pada Laki-Laki: Apa Penyebabnya?
Kutil kelamin (genital warts) adalah salah satu penyakit menular seksual (PMS) yang bisa menyerang siapa saja, termasuk laki-laki. Namun, sayangnya, topik ini sering dikaitkan hanya dengan perempuan, padahal laki-laki juga bisa tertular — bahkan tanpa menunjukkan gejala apapun.
Dalam artikel ini, kita akan membahas secara terbuka namun informatif tentang apa penyebab kutil kelamin pada laki-laki, siapa saja yang berisiko tinggi, dan bagaimana cara mencegahnya.
Apa Itu Kutil Kelamin?
Kutil kelamin adalah benjolan kecil yang muncul di area genital, anus, atau bahkan mulut dan tenggorokan, tergantung jalur hubungan seksual yang dilakukan. Pada laki-laki, kutil ini dapat tumbuh di:
Batang atau kepala penis
Skrotum
Di sekitar atau di dalam anus
Di dalam uretra
Area mulut dan tenggorokan (jika melakukan seks oral)
Bentuknya bisa datar, menonjol, atau seperti kembang kol. Tidak semua menimbulkan gejala, tapi bisa menyebabkan rasa gatal, tidak nyaman, atau nyeri ringan.
Penyebab Utama: Human Papillomavirus (HPV)
Kutil kelamin disebabkan oleh infeksi Human Papillomavirus (HPV), terutama tipe 6 dan 11. HPV sangat menular dan menyebar melalui kontak kulit ke kulit saat hubungan seksual, termasuk:
Seks vaginal
Seks anal
Seks oral
Sentuhan langsung pada area genital yang terinfeksi
Virus ini bisa tetap ada di tubuh tanpa gejala bertahun-tahun, dan karena itu, banyak laki-laki tidak menyadari bahwa dirinya bisa menularkan virus kepada pasangan.
Siapa yang Berisiko Tinggi?
Meskipun semua pria aktif secara seksual bisa tertular HPV, risiko meningkat secara signifikan pada:
Laki-laki yang berhubungan seksual dengan laki-laki (MSM)
Seks anal tanpa kondom sangat berisiko karena jaringan anus mudah terluka dan memungkinkan virus masuk.
Laki-laki dengan banyak pasangan seksual
Semakin banyak pasangan, semakin tinggi potensi terpapar virus.
Laki-laki dengan sistem imun lemah, seperti penderita HIV/AIDS
HPV lebih sulit dikendalikan oleh tubuh dengan daya tahan rendah.
Tidak menggunakan kondom saat berhubungan intim
Kondom memang tidak 100% melindungi, tapi sangat mengurangi risiko.
Kenapa Seks Anal Rentan Menularkan HPV?
Anus memiliki lapisan mukosa yang lebih tipis dan lebih mudah mengalami luka mikroskopik saat berhubungan seksual. Luka ini menjadi “pintu masuk” bagi virus HPV. Itulah sebabnya pria yang melakukan seks anal (baik sebagai penerima maupun pemberi) lebih rentan mengalami infeksi dan komplikasi HPV, termasuk:
Kutil di sekitar anus
Luka atau nyeri saat BAB
Kanker anus (yang sangat erat kaitannya dengan infeksi HPV jangka panjang)